>>>@iephe
Setetes rasa…
Menitik dalam pekat jelaga bisu
Menggugah jiwa
Yang termenung pucat membiru
Daun-daun berembun
Mengatup dalam kantuk
Menggigil di setiap tangkainya
Peri cinta menunduk
Mendamba asa sebuah kerling mata
Sekilas membayang
Tarian indah bibir mungilnya
Sekiranya…
Sang bayu hangat membelai raga
Oleh hembusan napas cinta pangerannya
Mungkin sayapnya akan menari
Buah pejampun berarti
Berbeda dengan kenyataan
Di mana hening masih menyuguhkan
Mimpi kelam tanpa kepastian
>>> 2 Juli ’08, ketika mata sulit terpejam……



Tiada kemana
Sang pangeran pasti kan tiba
karena waktu telah menyiratnya
jangan kau berputus asa
rasakan..
ketika semilir angin membelai jiwa….
welcome back ukhti…
hmm….
mimpi itu
mimpi itu
ohhhh
Subhanallah indahnyaaaa…
andai aku juga bisa berkata2 seindah ini neng
“…Peri cinta menunduk
Mendamba asa sebuah kerling mata… ”
Zaxxxxxx… kedipin neng Iephe!!
Ah yang btul?
baguuuusssss…. euy…
gmn caranya bisa dpt inspirasi merangkai kata2 indah itu
dah lama gak kesiniiiiii, kangeeeeeeennn, eee blogroll nya masi ada… (*jadi maluuuu*), url nya ganti ya neng : http://www.somanegara.co.cc
Buah pejampun berarti
Berbeda dengan kenyataan…
..hemm… so wise.. rupanya, sang peri ketika matanya sulit terpejam, meski sepertinya sudah ngantuk, pandai juga merangkai kata..
Wah, aku baru tahu mimpinya sang peri.
Hehehe…
sang pangeran g mimpi juga y??
sabar saja yah peri, pangeran akan datang kok. Klo tidak datang lain lagi nih ceritanya. He 3x
Hayo2 siapa yg mo jadi pangeran,???